Don't Miss
Home » Piala Dunia 2018 » 3 Fakta Kekalahan Inggris lawan Kroasia
Agen Casino Online

3 Fakta Kekalahan Inggris lawan Kroasia

Kenyataan pahit harus di terima Timnas Inggris, langkah impresif mereka terhenti di babak semifinal Piala Dunia 2018. Inggris harus mengakui kehebatan Kroasia pada Piala Dunia 2018. Inggris kalah dalam tiga laga kompetitif melawan Kroasia sejak era milenium.

Berikut beberapa fakta tentang kekalahan Inggris lawan Kroasia.

* Mencegah umpan silang.

Kroasia harus diakui memiliki kekuatan melalui serangan dari sisi sayap. Mereka memiliki Ivan Perisic di sisi kiri dan Ante Rabic atau pun Sime Vrsljko di sisi kanan. Dua gol Kroasia pada laga dini hari tadi pun berawal dari serangan di sisi sayap. Hal itu sebenarnya sudah diketahui Southgate sejak awal. Yang patut disayangkan adalah Inggris tak bisa meredam umpan-umpan silang dari sisi sayap tersebut.

Lagi-lagi, hal itu sebenarnya bisa dilakukan dengan mengubah skema permainan menjadi 4-5-1 pada babak kedua. Dengan skema seperti itu, beban Kieran Trippier dan Ashley Young kemungkinan akan lebih ringan dan mereka bisa mencegah dua gol yang membobol gawang Jordan Pickford.

* Tak mengubah skema dan telat memasukan Eric Dier.

Jika pun ingin bermain bertahan, Southgate seharusnya mengubah skema permainan timnya. Dia seharusnya bisa mengubah 3-5-2 yang dia terapkan pada babak pertama menjadi 4-5-1 pada babak kedua. Southgate seharusnya bisa menarik salah satu pemainnya di lini serang seperti Jesse Lingard atau Rahem Sterling dan memasukan Eric Dier. Hal itu penting untuk mengawal pergerakan Luka Modric.

Dier terbukti bisa mematikan Modric saat membela Tottenham. Pada laga penyisihan grup Liga Champions musim lalu, dia menjadi salah satu kunci sukses Tottenham membungkam Real Madrid yang diperkuat Modric. Tottenham mampu mengimbangi Real Madrid 1-1 pada laga di Santiago Bernabeu dan menang 3-1 di Stadion Wembley.

* Bermain bertahan setelah turun minum.

Eks kapten serta penyerang Inggris, Alan Shearer, menilai kesalahan pertama Inggris adalah bermain bertahan pada babak kedua. Inggris tampak lebih banyak menunggu Kroasia di area pertahanan sendiri ketimbang menekan setiap pemain lawan yang menguasai bola.

Hal ini bisa dipahami karena mereka telah unggul 1-0 saat itu. Pelatih Gareth Southgate tampaknya ingin mencoba mempertahankan kondisi tersebut sambil menyimpan tenaga untuk laga final. Namun memberikan keleluasaan bagi Kroasia untuk menguasai bola nyatanya adalah sebuah kesalahan. Visi bermain Luka Modric dibiarkan berkembang dan berakhir dengan kekalahan bagi skuad Tiga Singa.

Inggris masih bisa memperbaiki kesalahannya ini pada perebutan tempat ketiga melawan Belgia, namun ini juga menjadi tugas berat Gareth Southgate karena Belgia juga mengalahkan Inggris pada Fase Grup pada Piala Dunia 2018 ini. menarik untu disimak taktik apa yang bisa mengantar Inggris menjadi Juara ketiga pada Piala Dunia 2018 ini.

***

Daftarkan Akun Taruhan Anda Melalui Formulir Dibawah Ini!!

Agen Bola Online